#30 tag 24jam
Indonesia Jadi Nomor Satu Pertumbuhan Orang Super Tajir Dunia pada 2026-2031
Pertumbuhan populasi orang super kaya di Indonesia diprediksi menjadi yang tercepat. [347] url asal
#knight-frank #the-wealth-report-2026 #uhnwi #orang-super-kaya #orang-super-tajir #kekayaan #indonesia #ekonomi-indonesia #dolar-as #ultra-high-net-worth-individuals
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indonesia diprediksi menjadi negara dengan pertumbuhan populasiUltra-High-Net-Worth Individuals(UHNWI) atau individu dengan kekayaan bersih sangat tinggi yang tercepat pada 2026-2031. Hal itu terungkap dalam laporanThe Wealth Report 2026yang dirilis Knight Frank.
Sebagai informasi, UHNWI merupakan kelompok individu yang memiliki kekayaan bersih sebesar 30 juta dolar AS atau sekitar Rp 540 miliar (kurs Rp 18.000 per dolar AS).
MengutipThe Wealth Report: 20th Edition 2026dari Knight Frank, jumlah orang super kaya di Indonesia diproyeksikan melonjak 82 persen menjadi 6.966 orang pada 2031 dari 3.833 orang pada 2026. Proyeksi tersebut menempatkan Indonesia di peringkat pertama, mengungguli sejumlah negara seperti Amerika Serikat (AS) dan Arab Saudi.
Arab Saudi berada di posisi kedua. Jumlah UHNWI di negara itu diproyeksikan tumbuh 63 persen menjadi 7.162 orang pada 2031 dari 4.388 orang pada 2026. Disusul Polandia di posisi ketiga dengan pertumbuhan yang sama, yakni 63 persen, sehingga jumlah UHNWI diperkirakan mencapai 4.906 orang pada 2031 dari 3.017 orang pada 2026.
Adapun Vietnam, Australia, dan Swedia berada di posisi keempat hingga keenam. Pertumbuhan UHNWI di Vietnam dan Australia sama-sama diproyeksikan mencapai 59 persen. Di Vietnam jumlahnya diperkirakan menjadi 1.960 orang pada 2031 dari 1.233 orang pada 2026, sedangkan di Australia meningkat menjadi 26.095 orang dari 16.460 orang. Sementara itu, pertumbuhan UHNWI di Swedia diproyeksikan sebesar 55 persen menjadi 10.633 orang pada 2031 dari 6.845 orang pada 2026.
Sementara itu, AS berada di posisi ketujuh dengan proyeksi pertumbuhan UHNWI sebesar 54 persen hingga 2031.
Meski berada di bawah Indonesia dari sisi pertumbuhan, jumlah orang super kaya di AS jauh lebih tinggi. Pada 2026 jumlahnya mencapai 251.352 orang dan diproyeksikan meningkat menjadi 387.422 orang pada 2031.
Adapun posisi kedelapan hingga kesepuluh ditempati Romania, Filipina, dan Singapura. Selanjutnya, posisi ke-11 hingga ke-20 ditempati Uni Emirat Arab (UAE), Norwegia, Kanada, Selandia Baru (New Zealand), India, Israel, Thailand, Yunani (Greece), Hong Kong, dan Jerman.
The Wealth Reportmerupakan laporan tahunan Knight Frank yang disusun menggunakanWealth Sizing Modeluntuk memberikan analisis mengenai penciptaan kekayaan pribadi secara global.
ilustrasi kekayaan
Jumlah UHNWI di RI akan melonjak lebih dari 80 persen hingga 2031 dan menjadikannya peringkat pertama secara global. [489] url asal
#orang-super-kaya #uhnwi-indonesia #pertumbuhan-kekayaan #knight-frank #wealth-report-2026 #ekonomi-indonesia #populasi-ultra-kaya #singapura #lpei #prabowo-subianto #purbaya-yudhi-sadewa #swedia
(CNN Indonesia - Ekonomi) 29/06/26 05:43
v/262220/
The Wealth Report 2026 dari Knight Frank memprediksi Indonesia menjadi negara dengan pertumbuhan populasi ultra high networth individuals (UHNWI) atau orang super kaya tercepat pada 2031.
Orang super kaya dalam hal ini adalah individu dengan kekayaan bersih di atas US$30 juta.
Berdasarkan proyeksi dalam laporan tersebut, jumlah UHNWI di Indonesia akan melonjak lebih dari 80 persen hingga 2031. Hal itu akan menjadikan Indonesia berada pada peringkat pertama secara global dalam laju pertumbuhan populasi orang super kaya.
Knight Frank memperkirakan jumlah UHNWI di Indonesia meningkat dari sekitar 3.866 orang pada 2026 menjadi 6.966 orang pada 2031.
Prediksi tersebut menempatkan RI di atas sejumlah negara lain dengan pertumbuhan tercepat seperti Arab Saudi, Polandia, Vietnam, dan Australia.
Sementara peringkat 6 sampai 10 ditempati oleh Swedia, AS, Romania, Filipina dan Singapura.
The Wealth Report merupakan laporan tahunan Knight Frank yang memetakan tren kekayaan global dan pasar properti premium. Prediksi tersebut disusun menggunakan Wealth Sizing Model.
Meski demikian, Knight Frank Indonesia dalam analisisnya menyatakan menilai optimisme tersebut belum sepenuhnya tercermin dalam kondisi ekonomi saat ini.
Memasuki 2026, Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan.
Hal itu mulai dari melemahnya daya beli masyarakat, tekanan terhadap nilai tukar rupiah, risiko inflasi, hingga tingginya ketidakpastian ekonomi global yang memengaruhi minat investasi.
"Namun dalam skenario optimistis, dengan adanya perbaikan dan strategi yang dapat diimplementasikan oleh pemerintah Indonesia dalam beberapa tahun ke depan, pertumbuhan UHNWI masih berpotensi tetap positif dan bahkan mendekati proyeksi yang disampaikan," demikian analisis tersebut yang dikutip Senin (29/6).
Analisis itu menyatakan prospek ini disokong oleh kekayaan sumber daya alam, pertumbuhan populasi, proyeksi PDB yang tetap positif, dan pengembangan infrastruktur.
Di sisi lain, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membeberkan strategi pemerintah mengejar target pertumbuhan ekonomi 8 persen yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
Menurutnya, target tersebut akan ditopang oleh sejumlah 'mesin pertumbuhan ekonomi baru' yang mulai dijalankan pemerintah.
Purbaya mengatakan optimisme tersebut didasarkan pada fondasi ekonomi nasional yang dinilai semakin kuat, reformasi birokrasi fiskal, hingga meningkatnya peran investasi dan sektor swasta dalam mendorong aktivitas ekonomi.
"Ketika global gonjang ganjing aja kita masih bisa tumbuh 5,61 persen, ini kan mesin pertumbuhan ekonomi baru dipanaskan," kata Purbaya dalam Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia 2026 di Jakarta Convention Center (JCC), Minggu (28/6).
Dia menjelaskan salah satu mesin pertumbuhan yang terus diperkuat pemerintah ialah optimalisasi lembaga-lembaga di bawah Kementerian Keuangan, termasuk Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI), untuk mempercepat ekspor nasional.
Menurutnya, LPEI telah menjalankan Program Pembiayaan Kawasan Ekonomi bagi UMKM eksportir dengan bunga pinjaman yang kompetitif guna mendorong pelaku usaha menembus pasar internasional.
Purbaya menilai target pertumbuhan ekonomi 8 persen dapat dicapai secara bertahap dengan terlebih dahulu membawa laju ekonomi ke kisaran 6 persen, sebelum meningkat seiring membaiknya iklim investasi, ekspor, dan produktivitas nasional.
Ia mengatakan target tersebut realistis apabila kebijakan fiskal, moneter, dan sektor riil berjalan selaras. Menurutnya, momentum pemulihan ekonomi sejak akhir 2025 telah diperkuat berbagai kebijakan pemerintah yang berfokus pada peningkatan likuiditas, investasi, konsumsi masyarakat, serta percepatan belanja negara.
[Gambas:Youtube]
Rp1.696 Triliun Menguap Sia-siap, Siapa Orang Terkaya di Dunia yang Rugi Akibat Perang Iran?
Volatilitas pasar global yang terkait dengan ketegangan yang melibatkan Iran memicu salah satu fluktuasi jangka pendek paling tajam dalam kekayaan miliarder tahun... | Halaman Lengkap [675] url asal
#perang-iran-vs-israel #perang-as-vs-iran #iran #miliarder #super-kaya
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 09/04/26 01:10
v/185782/
TEHERAN - Volatilitas pasar global yang terkait dengan ketegangan yang melibatkan Iran memicu salah satu fluktuasi jangka pendek paling tajam dalam kekayaan miliarder tahun ini, menghapus lebih dari USD100 miliar atau sekitar RpRp1.696 triliun dari individu terkaya di dunia pada bulan Maret sebelum pemulihan cepat pada bulan April mengembalikan sebagian besar kerugian tersebut.Data dari Forbes menunjukkan kekayaan bersih gabungan dari sepuluh orang terkaya di dunia turun menjadi sekitar USD2,5 triliun pada awal April, turun lebih dari USD100 miliar hanya selama bulan Maret, karena indeks utama AS turun hampir 5%.
Rp1.696 Triliun Menguap Sia-siap, Siapa Orang Terkaya di Dunia yang Rugi Akibat Perang Iran?
1. Mayoritas Miliarder Rugi Berat
Melansir Gulf News, sembilan dari sepuluh miliarder teratas mencatat penurunan. Elon Musk tetap menjadi orang terkaya di dunia meskipun kehilangan USD22 miliar selama bulan tersebut, sehingga kekayaannya menjadi USD817 miliar.Larry Page berada di peringkat kedua dengan penurunan kekayaan sebesar USD20 miliar menjadi USD237 miliar, sementara Jeff Bezos naik ke posisi ketiga setelah penurunan yang relatif moderat sebesar USD1 miliar. Sergey Brin turun ke posisi keempat, kehilangan USD18 miliar.
Penurunan paling tajam terjadi pada Bernard Arnault, yang kekayaan bersihnya turun sebesar USD28 miliar menjadi USD142,5 miliar, mendorongnya turun dari posisi ketujuh ke posisi kesepuluh.
Amancio Ortega kehilangan USD20 miliar dan keluar dari sepuluh besar ke posisi ke-14, sementara Warren Buffett turun sebesar USD7 miliar, turun dari posisi kesembilan ke posisi kesebelas.
Satu-satunya kenaikan di antara sepuluh besar datang dari Michael Dell, yang kekayaannya naik sebesar USD2 miliar, mengangkatnya ke posisi kedelapan. Rob Walton masuk sepuluh besar meskipun kekayaannya sedikit menurun.
Hanya empat individu yang mempertahankan peringkat mereka selama periode ini, yang menggarisbawahi skala perombakan tersebut.
2. Bangkit pada Awal April
Sentimen pasar bergeser tajam pada minggu pertama bulan April.Kekayaan gabungan sepuluh orang teratas naik menjadi sekitar Dh9,51 triliun (USD2,59 triliun), secara efektif membalikkan kerugian lebih dari USD100 miliar yang hilang pada bulan Maret.
Kekayaan Musk melonjak menjadi USD839 miliar (Dh3,08 triliun) pada 7 April, pulih lebih dari Dh80 miliar hanya dalam satu minggu. Kekayaan bersih Page naik menjadi USD257 miliar (Dh943,19 miliar), bertambah sekitar Dh73,4 miliar selama periode yang sama.
Posisi peringkat bergeser lagi. Brin kembali menduduki peringkat ketiga dengan kekayaan USD237 miliar (Dh869,79 miliar), sementara Bezos naik ke peringkat keempat dengan kekayaan USD224 miliar (Dh822,08 miliar). Mark Zuckerberg berada di peringkat kelima dengan kekayaan USD222 miliar (Dh814,74 miliar).
Lebih jauh ke bawah daftar, Larry Ellison berada di peringkat keenam dengan kekayaan USD190 miliar (Dh697,3 miliar). Arnault mengalami peningkatan paling signifikan, memperoleh hampir Dh105 miliar dalam waktu kurang dari seminggu untuk mencapai USD171 miliar (Dh627,57 miliar) dan kembali naik ke peringkat ketujuh.
Jensen Huang berada di peringkat kedelapan dengan kekayaan USD154 miliar (Dh565,18 miliar), didukung oleh permintaan yang berkelanjutan di sektor semikonduktor. Buffett kembali masuk sepuluh besar di peringkat kesembilan dengan kekayaan USD149 miliar (Dh546,83 miliar), sementara Ortega kembali di peringkat kesepuluh dengan kekayaan USD148 miliar (Dh543,16 miliar).
3. Proses Pemulihan yang Lama
Pelacakan secara real-time menunjukkan bahwa volatilitas tetap ada bahkan setelah pemulihan.Kekayaan bersih Musk disesuaikan menjadi USD803,4 miliar (Dh2,95 triliun) dalam pembaruan selanjutnya. Page berada di posisi kedua dengan USD247,1 miliar (Dh907,47 miliar), diikuti oleh Brin dengan $228,1 miliar (Dh837,70 miliar), yang sekali lagi melampaui Bezos dengan USD226,2 miliar (Dh830,72 miliar).
Kekayaan Zuckerberg mencapai USD196,8 miliar (Dh722,75 miliar), mempertahankan posisi kelima, sementara Ellison tetap di posisi keenam dengan USD186,8 miliar (Dh686,02 miliar). Huang berada di posisi ketujuh dengan $153,9 miliar (Dh565,20 miliar).
Di bagian bawah sepuluh besar, Dell naik tipis ke posisi kedelapan dengan USD147,1 miliar (Dh540,22 miliar). Arnault sedikit pulih ke posisi kesembilan dengan USD146,7 miliar (Dh538,76 miliar), sementara Walton melengkapi daftar tersebut.
Di luar sepuluh besar, Buffett berada di urutan kedua belas dengan kekayaan USD141,4 miliar (Dh519,29 miliar), dan Ortega di urutan keempat belas dengan kekayaan USD132,0 miliar (Dh484,77 miliar), keduanya mencatat kenaikan moderat seiring stabilnya pasar.
Memutus “Kutukan Generasi Ketiga”, Mengapa Hong Kong Jadi Opsi Strategis bagi Family Office UHNWI Indonesia?
Hong Kong dinilai jadi opsi strategis bagi family office UHNWI Indonesia untuk menjaga aset, tata kelola, dan warisan bisnis lintas generasi. [886] url asal
#hong-kong #superkaya #orang-super-kaya #family-office #uhnwi
(Kompas.com - Money) 16/02/26 16:29
v/138154/
KOMPAS.com – Sebuah ungkapan lama masih kerap membayangi keluarga-keluarga superkaya di Indonesia, yaitu generasi pertama membangun, generasi kedua menikmati, dan generasi ketiga berisiko kehilangan apa yang telah dirintis.
Bagi kalangan ultra-high-net-worth individuals (UHNWI) Indonesia—yakni individu dengan kekayaan di atas 30 juta dollar AS atau sekitar Rp 465 miliar—kekhawatiran itu bukan sekadar mitos. Situasi tersebut semakin kompleks di tengah ketidakpastian geopolitik global yang meningkat.
Indonesia sendiri memiliki populasi UHNWI yang cukup besar dan diproyeksikan terus bertambah. Mengacu pada The Wealth Report 2024 dari Knight Frank, Indonesia memiliki 1.479 UHNWI pada 2024. Jumlah ini diperkirakan meningkat menjadi 1.948 orang pada 2028.
Pertumbuhan tersebut menandakan gelombang besar alih kelola dan alih waris kekayaan antargenerasi dalam beberapa tahun mendatang.
Bagi keluarga superkaya Indonesia, pengelolaan kekayaan kini tidak lagi semata-mata soal menjaga dan menumbuhkan aset. Lebih dari itu, ada kebutuhan untuk mendistribusikan kekayaan secara adil sekaligus menjaga harmoni keluarga ketika tongkat estafet kepemimpinan berpindah dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Di sinilah permintaan terhadap family office meningkat. Family office merupakan lembaga khusus yang dibentuk untuk mengelola investasi sekaligus memastikan tata kelola keluarga berjalan lintas generasi.
Lembaga ini semakin dipandang penting untuk membantu keluarga menyederhanakan proses pengambilan keputusan, memperjelas jalur suksesi, serta meminimalkan potensi konflik antar-ahli waris.
Wakil Ketua Swarovski International Holding Robert Buchbauer menilai bahwa seiring berkembangnya keluarga dan bisnis, kebutuhan akan tata kelola yang jelas menjadi semakin krusial.
Tanpa aturan yang disepakati bersama, dinasti bisnis berisiko “terhenti di satu titik” dan dalam skenario terburuk dapat berujung pada kekacauan, terutama ketika skala usaha membesar dan perspektif antar-generasi mulai berbeda.
Oleh karena itu, keluarga-keluarga global cenderung mencari yurisdiksi yang stabil, efisien dari sisi pajak, serta memiliki sistem tata kelola yang kuat. Bagi keluarga superkaya Indonesia, Hong Kong dinilai sebagai salah satu opsi paling strategis.
Ekosistem keuangan dan inovasi yang saling menguatkan
Menjaga sekaligus menumbuhkan kekayaan keluarga merupakan fondasi keberlanjutan jangka panjang. Dalam hal ini, Hong Kong memiliki infrastruktur keuangan yang kokoh.
Pasar modalnya yang dinamis menawarkan akses cepat terhadap pendanaan dan peluang investasi. Pada 2025, ekosistem keuangan Hong Kong mencatat 119 penawaran umum perdana (IPO), termasuk empat di antaranya masuk dalam sepuluh IPO terbesar dunia tahun itu, dengan total dana yang dihimpun melampaui 36 miliar dollar AS.
dok. Istimewa Hong Kong merupakan kawasan dengan yurisdiksi yang stabil, efisien dari sisi pajak, serta memiliki sistem tata kelola yang kuat sehingga cocok sebagai lokasi family office.Kedalaman dan likuiditas pasar modal Hong Kong menjadi faktor penting bagi family office yang membutuhkan fleksibilitas dalam mengelola instrumen investasi global, termasuk kemudahan keluar-masuk investasi.
Banyak perusahaan besar asal Tiongkok juga tercatat di bursa Hong Kong, memperkuat posisi kota tersebut sebagai jembatan antara modal global dan pertumbuhan Asia.
Cucu pendiri Adidas sekaligus pendiri ADLEGACY Horst Bente, merangkum peran Hong Kong dalam dua kata, yakni “gerbang yang dinamis” yang menjadi penghubung peluang Asia dengan jaringan dan modal global.
Tak hanya di sektor keuangan, Hong Kong juga mengukuhkan diri sebagai pusat inovasi. Dalam edisi ke-38 Global Financial Centres Index (GFCI), Hong Kong menempati peringkat pertama dunia dalam kategori fintech.
Pemerintah setempat juga aktif mendorong pengembangan kecerdasan buatan (AI), aset kripto berbasis stablecoin, serta sektor bioteknologi dan ilmu hayati.
Hub kompetitif yang disukung talenta kelas dunia
Dari sisi sumber daya manusia, Hong Kong dihuni talenta terbaik di bidang keuangan, teknologi, hukum, hingga pendidikan. Dalam IMD World Talent Ranking 2025, Hong Kong menempati peringkat pertama di Asia.
Kota ini memiliki lebih dari 267.000 profesional sektor keuangan dan menjadi rumah bagi 70 dari 100 bank terbesar dunia. Hal ini memungkinkan keluarga superkaya mengakses layanan berstandar internasional dalam satu ekosistem yang terintegrasi.
dok. Istimewa Dari sisi sumber daya manusia, Hong Kong dihuni talenta terbaik di bidang keuangan, teknologi, hukum, hingga pendidikan.Dalam mendirikan family office, keluarga superkaya Indonesia juga diperbolehkan membawa tim tepercaya mereka sendiri, kemudian melengkapinya dengan profesional lokal sesuai kebutuhan.
Di bidang pendidikan, Hong Kong menawarkan puluhan sekolah internasional serta universitas kelas dunia. University of Hong Kong bahkan menempati peringkat pertama di Asia dalam QS Asia University Rankings 2026, mendukung pendidikan generasi penerus yang kompetitif secara global.
Kepastian hukum, pajak kompetitif, dan kualitas hidup
Bagi keluarga dengan aset lintas negara, kepastian hukum dan stabilitas iklim usaha sama pentingnya dengan imbal hasil investasi.
Hong Kong beroperasi berdasarkan prinsip “One Country, Two Systems” dengan sistem hukum common law yang independen dan selaras dengan praktik pasar global.
Tidak terdapat pembatasan kepemilikan asing maupun pergerakan modal, barang, talenta, dan informasi. Kerangka regulasi yang transparan dan dapat diprediksi ini memberikan rasa aman dalam jangka panjang.
Dari sisi perpajakan, Hong Kong dikenal memiliki sistem yang sederhana dan kompetitif. Family office dapat memanfaatkan berbagai insentif selama memenuhi persyaratan regulasi, tanpa kewajiban untuk mengalokasikan porsi tertentu asetnya ke pasar lokal.
Di luar aspek finansial, Hong Kong juga menawarkan kualitas hidup tinggi, didukung infrastruktur modern, transportasi publik yang efisien, lingkungan yang relatif aman, serta berbagai pilihan gaya hidup premium.
Dengan ekosistem keuangan yang matang, kedekatan dengan pusat inovasi, ketersediaan talenta profesional yang luas, kepastian hukum, rezim pajak yang mendukung, serta standar hidup premium, Hong Kong bukan sekadar lokasi untuk mengelola kekayaan.
Lebih dari itu, Hong Kong menawarkan platform strategis bagi keluarga pemilik bisnis untuk menumbuhkan sekaligus mewariskan legacy atau warisan usaha lintas generasi.
Melihat berbagai keunggulan tersebut, keluarga superkaya Indonesia dinilai perlu mulai mempertimbangkan Hong Kong sebagai destinasi strategis dalam menyiapkan proses alih waris dan keberlanjutan kekayaan generasi berikutnya.
Tren Pindah Negara Orang-orang Super Kaya, Ini Destinasi Favoritnya
Ketidakpastian politik dan pajak dorong orang super kaya relokasi. Pindah negara jadi strategi baru miliarder dunia. [599] url asal
#jakarta #orang-kaya #miliarder #orang-super-kaya #pindah-negara
(Kompas.com - Money) 13/02/26 12:00
v/135742/
JAKARTA, KOMPAS.com – Gelombang perpindahan tempat tinggal para miliarder dunia makin terasa dalam beberapa tahun terakhir. Ketidakpastian politik, perubahan kebijakan, dan faktor keamanan mendorong orang super kaya memindahkan domisili lintas negara sebagai langkah antisipasi risiko.
“Berdasarkan data Deepesh Agarwal, salah satu pendiri perusahaan penasihat mobilitas Farro & Co. mengatakan keluarga kaya sekarang merencanakan pilihan tempat tinggal mereka dengan jauh lebih hati-hati karena lingkungan politik dan peraturan dapat berubah dengan cepat,” demikian laporan yang dikutip dari Business Standard.
Tren ini tergambar dari survei bank Swiss UBS yang meneliti 87 klien miliarder.
Lebih dari sepertiga responden telah pindah ke negara baru setidaknya sekali pada 2025, sementara sebagian lain aktif mempertimbangkan langkah serupa.
Relokasi bahkan lebih dominan di kalangan miliarder berusia di bawah 55 tahun, di mana hampir separuhnya telah mengganti negara domisili dalam setahun terakhir.
Relokasi jadi strategi manajemen risiko
Unsplash Ilustrasi orang kayapindah negara.Relokasi kini tidak lagi semata soal peluang bisnis atau gaya hidup, melainkan bagian dari strategi manajemen risiko yurisdiksi.
Data dari Henley & Partners menunjukkan luasnya tren tersebut.
Perusahaan ini menerima pertanyaan dari lebih dari 200 kewarganegaraan sepanjang 2025, dengan volume permohonan program residensi dan kewarganegaraan meningkat hampir 30 persen dibanding tahun sebelumnya.
Di Amerika Serikat, survei juga mencatat peningkatan warga yang tinggal di luar negeri dan mempertimbangkan melepas kewarganegaraan.
Ketidakpuasan terhadap arah politik dan kebijakan menjadi salah satu alasan utama.
Kebijakan pajak picu arus keluar orang-orang kaya
Perubahan kebijakan di negara ekonomi besar ikut mempercepat migrasi kekayaan. Salah satu contohnya adalah keputusan Inggris mengakhiri rezim pajak non-domisili pada April 2025.
Reformasi tersebut diperkirakan memicu arus keluar besar-besaran penduduk kaya yang membawa aset senilai puluhan miliar dollar AS.
Para ahli juga menilai faktor geopolitik semakin menentukan arah relokasi. Stabilitas hukum, netralitas politik, dan kekuatan institusi menjadi pertimbangan utama keluarga kaya sebelum memilih negara tujuan.
Destinasi favorit orang kaya
PEXELS/ Virginia Chien Marina Bay Sands (MBS), salah satu ikonik wisata di Singapura.Di Eropa, Portugal dan Yunani tetap populer melalui program residensi investasi. Sementara Italia, Monako, dan Swiss menarik keluarga yang mencari stabilitas jangka panjang.
Di Asia, Singapura menonjol karena kekuatan regulasi dan infrastruktur finansial. Program residensi premium di Arab Saudi serta skema Karibia juga mulai dilirik sebagai strategi mobilitas tambahan.
Laporan Henley Private Wealth Migration Report 2025 memperkirakan sekitar 142.000 jutawan akan berpindah negara sepanjang tahun tersebut dan diproyeksikan meningkat pada 2026.
Inggris diperkirakan mencatat arus keluar terbesar, diikuti China, lalu India dan Korea Selatan.
Daftar orang terkaya dunia, ada Warren Buffet
Warren Buffett memperingatkan risiko perkembangan AI yang tak pasti arahnya dan membandingkannya dengan bahaya senjata nuklir yang sudah lama mengancam dunia.Mengacu data Forbes per 12 Februari 2026, Elon Musk memimpin dengan kekayaan 857 miliar dollar AS atau sekitar Rp 14.140 triliun.
Posisi kedua ditempati Larry Page dengan 255,2 miliar dollar AS atau sekitar Rp 4.211 triliun.
Nama lain dalam jajaran 10 besar mencakup Sergey Brin, Mark Zuckerberg, Jeff Bezos, Larry Ellison, Jensen Huang, Bernard Arnault, Amancio Ortega, dan Warren Buffett.
Laporan yang dikutip dari Business Standard dan daftar kekayaan Forbes menunjukkan perpindahan kekayaan lintas negara kini menjadi strategi utama keluarga super kaya untuk menjaga keamanan dan stabilitas jangka panjang.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang
Bukan Saham atau Properti, Ini Investasi Favorit Orang Super Kaya di 2026
Inilah 4 top investasi orang super kaya yang masih diminati di tahun 2026, dari karya seni hingga jam tangan mewah. [508] url asal
#investasi-orang-super-kaya #investasi-2026 #barang-koleksi-investasi #jam-tangan-mewah-investasi #karya-seni-sebagai-investasi #aset-alternatif-orang-kaya #investasi
Jakarta: Bagi kalangan super kaya, investasi tidak selalu berbentuk saham, obligasi, atau properti.Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan tekanan inflasi, barang koleksi justru menjadi salah satu instrumen favorit untuk menjaga sekaligus menumbuhkan nilai kekayaan.
Karya seni, jam tangan mewah, perhiasan, hingga aksesori desainer tidak lagi dipandang sekadar simbol gaya hidup. Bagi orang-orang dengan kekayaan ultra-tinggi, aset-aset ini merupakan bagian dari strategi diversifikasi kekayaan jangka panjang, sekaligus warisan bernilai tinggi lintas generasi.
Barang koleksi jadi aset alternatif favorit
Merangkum laman BCA Prioritas, Kamis, 1 Januari 2026, barang koleksi dinilai memiliki karakter unik sebagai aset alternatif. Selain mampu menjaga nilai kekayaan, aset ini juga menawarkan kepuasan emosional, rasa kontrol, serta akses ke jejaring sosial dan budaya yang eksklusif.Tak heran jika minat terhadap barang koleksi terus meningkat. Data Forbes menunjukkan jumlah High Net-Worth Individual (HNWI) yang gemar membelanjakan kekayaannya untuk barang koleksi meningkat signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Populasi HNWI global tercatat mencapai 10 persen pada 2024 dan melonjak menjadi 24 persen pada 2025. Minat tertinggi datang dari Amerika Utara (35 persen), disusul kawasan Eropa, Timur Tengah, dan Afrika (14 persen), serta Asia-Pasifik (13 persen).
Sementara itu, studi tentang orang kaya di Amerika Serikat juga mencatat antusiasme besar dari kalangan milenial dan Gen Z. Sebanyak 94 persen responden mengaku gemar mengoleksi barang bernilai tinggi seperti jam tangan, perhiasan, dan wine.
4 investasi barang koleksi paling diminati di 2026
Berikut empat jenis barang koleksi yang masih menjadi incaran orang-orang super kaya di tahun 2026, baik untuk merayakan kesuksesan maupun sebagai strategi investasi jangka panjang.1. Karya seni
Barang seni tetap menempati posisi teratas sebagai investasi favorit. Sebanyak 56 persen individu super kaya global dilaporkan berencana mengalokasikan dana rata-rata USD108.270 untuk membeli karya seni dan barang koleksi serupa.
Karya seni berkualitas tinggi, terutama dari seniman mapan, kerap digunakan sebagai alat diversifikasi kekayaan sekaligus pelindung nilai.
Di sisi lain, seni juga menawarkan nilai budaya, prestise, dan kepuasan emosional yang sulit ditandingi instrumen investasi konvensional.
2. Jam tangan mewah
Jam tangan mewah rancangan desainer masih menjadi primadona. Sebanyak 91 persen HNWI global mengakui jam tangan mewah sebagai barang koleksi sekaligus investasi, dengan rata-rata pengeluaran mencapai USD29.243.
Jam tangan edisi terbatas dinilai memiliki nilai yang relatif stabil, bahkan berpotensi meningkat seiring waktu. Faktor craftsmanship, desain ikonik, serta warisan merek menjadikannya aset yang diminati sekaligus sarat nilai simbolik.
3. Perhiasan
Perhiasan desainer juga tetap diminati sebagai instrumen investasi. Sekitar 67 persen individu dengan kekayaan bersih tinggi tercatat masih mengalokasikan dana rata-rata USD23.695 untuk membeli perhiasan sebagai aset koleksi.
Kelangkaan batu mulia, keahlian pengerjaan tingkat tinggi, serta permintaan global yang konsisten membuat perhiasan menjadi aset prestisius yang relatif stabil dalam portofolio kekayaan.
4. Aksesori desainer
Aksesori, termasuk tas desainer, masih menjadi pilihan menarik bagi 74 persen HNWI global. Rata-rata dana yang dialokasikan untuk kategori ini mencapai USD12.619.
Aksesori dipandang memiliki likuiditas tinggi, permintaan global yang kuat, serta potensi kenaikan harga pada model ikonik yang diproduksi terbatas. Selain nilai finansial, aksesori desainer juga berfungsi sebagai penanda status sosial di kalangan elite global.
(ANN)
11 Miliarder Paling Aneh di Dunia, Salah Satunya Tak Punya Rumah karena Selalu Berkeliling Dunia
Dunia memiliki banyak miliarder selebriti dengan kepribadian yang luar biasa, yang semakin aneh karena kekayaan mereka yang melimpah. Dan jumlah mereka sekarang... | Halaman Lengkap [1,986] url asal
#miliarder #orang-kaya #super-kaya #unik #makhluk-aneh
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 24/12/25 14:19
v/83921/
LONDON - Dunia memiliki banyak miliarder selebriti dengan kepribadian yang luar biasa, yang semakin aneh karena kekayaan mereka yang melimpah. Dan jumlah mereka sekarang lebih banyak dari sebelumnya — lebih dari 2.000 menurut hitungan terakhir.Mungkin kekayaan mereka, atau bagaimana mereka memperolehnya, yang membuat mereka begitu menarik atau menjijikkan. Tetapi terlepas dari apakah Anda iri atau terinspirasi oleh orang-orang kaya raya, sulit untuk mengabaikan mereka.
11 Miliarder Paling Aneh di Dunia, Salah Satunya Tak Punya Rumah karena Selalu Berkeliling Dunia
1. John Fredriksen
Ketika Anda seorang miliarder yang dikenal sebagai "raja Viking," kemungkinan besar Anda adalah orang yang unik. Begitulah kasusnya dengan taipan perkapalan John Fredriksen.Fredriksen dulunya adalah orang terkaya di Norwegia hingga ia membelot ke Siprus pada pertengahan tahun 1990-an untuk menghindari pajak (ia tinggal di lingkungan Chelsea di London di sebuah properti senilai USD172 juta). Ia mengendalikan armada kapal tanker super terbesar di dunia. Ia adalah seorang putus sekolah menengah yang membangun kekayaannya sendiri. Dan dia suka membuat keputusan bisnis yang berpotensi mengubah hidup hanya berdasarkan instingnya.
Semuanya dimulai pada tahun 1960-an ketika Fredriksen mulai berdagang minyak di Beirut sebelum menjalankan pengiriman pasokan militer AS ke Delta Mekong di tengah Perang Vietnam, menurut profil Bloomberg tahun 2012. Pada tahun 80-an ia memperoleh gelar "penyelamat bagi Ayatollah" karena menangani pengiriman minyak mentah untuk Iran, pertama di bawah embargo AS setelah penyitaan kedutaan pada tahun 1979 dan kemudian selama konflik Iran-Irak.
Hubungan ini memburuk dengan cepat setelah perusahaan tanker nasional Iran berhenti membayar sewa untuk tanker Fredriksen, yang menyebabkan Iran mencoba merebut kembali barang-barangnya secara paksa menggunakan kapal tempur angkatan laut. Fredriksen akhirnya setuju untuk menjual tanker tersebut kepada Iran, yang menghindari konflik lebih lanjut.
Terlepas dari intrik internasional semacam itu, Fredriksen adalah seorang pria yang teguh pada pendiriannya. Menurut Bloomberg: “Dengan bangga berpegang pada cara lama, Fredriksen menghindari komputer dan gemar mengenakan dasi. Ia bersikeras membaca semuanya di atas kertas dan secara pribadi menyimpan catatan tentang perusahaannya dalam 19 koper. Ia terus-menerus menggeledah koper-koper itu di kantornya di Chelsea, mencari pola yang akan membantunya memahami keadaan siklus tanker.”
2. Ion Tiriac
Jika Anda adalah mantan bintang tenis dan hoki es profesional yang menjadi miliarder, Anda adalah tipe orang unik yang ingin kami kenal. Hal itu juga terbantu jika Anda memiliki julukan seperti "Count Dracula" dan "Brasov Bulldozer," berbicara lebih dari sembilan bahasa, dan pernah dikenal sebagai orang yang makan enam steak, empat piring pasta, dan 12 telur hanya untuk sarapan.“Kumisnya masih ada, beruban di ujungnya, dan masih menunjukkan, seperti yang pernah ditulis John McPhee, ‘bahwa pria ini telah pergi ke tempat-tempat yang tidak dibayangkan oleh kebanyakan orang,’” demikian bunyi biografi fantastis Ion Tiriac tahun 1993 di New York Times.
Dikenal karena humornya yang datar dan wajahnya yang tanpa ekspresi, konon hanya sedikit orang yang pernah melihat Tiriac tersenyum. Ia adalah pemain hoki Olimpiade untuk Rumania sebelum beralih ke tenis, di mana prestasi terbesarnya adalah memenangkan gelar ganda putra di French Open 1970.
Ia menghasilkan kekayaan setelah karier bermainnya, mendirikan bank pasca-komunis pertama Rumania pada tahun 1990, yang ia beri nama sesuai namanya sendiri. Ia juga terjun ke bisnis ritel, asuransi, otomotif, dan maskapai penerbangan di negara asalnya. Dan ia bahkan muncul dalam iklan Miller Lite pada tahun 1987 bersama tokoh bisbol legendaris Bob Uecker.
Tiriac masih terlibat dalam tenis sebagai manajer pemain.
3. Ivan Chrenko
Tidak seperti Tiriac, miliarder aneh kita selanjutnya lebih dikenal karena sama sekali tidak dikenal.Memang umum bagi orang kaya untuk menyendiri, tetapi Ivan Chrenko melangkah lebih jauh. Miliarder pertama dan satu-satunya Slovakia ini pada dasarnya adalah sebuah teka-teki.
Dalam profil Chrenko awal tahun ini yang mengumumkan bahwa ia masuk dalam daftar miliarder dunia, Forbes menulis: “[Ia] tidak berkomunikasi dengan media tentang kekayaannya. Ia juga tidak melakukannya pada kesempatan ini. Dan, bahkan profil pengusaha kelahiran Slovakia ini di Forbes pun tidak memiliki fotonya.”
Sayangnya, hanya ada satu foto Chrenko di internet, dan foto itu menyertai biografi singkatnya di situs web HB Reavis, pengembang properti yang mayoritas saham dan ketuanya adalah Chrenko: “Ivan Chrenko adalah salah satu pendiri HB Reavis. Ia menjabat sebagai CEO Grup HB Reavis dari tahun 1994 hingga Oktober 2013.”
Namun tampaknya, kecuali Anda siap untuk melakukan transaksi properti besar, Chrenko sama saja seperti hantu.
Kita akan memasukkan ini ke dalam kategori keinginan untuk memiliki sesuatu yang tidak bisa kita miliki.
4. Wu Yan
China, negara terpadat di dunia, memiliki lebih banyak miliarder wanita daripada negara lain mana pun — enam dari setiap 10 miliarder wanita yang sukses sendiri di seluruh dunia berasal dari Tiongkok.“Tidak perlu diragukan lagi bahwa China adalah tempat terbaik di dunia untuk menjadi pengusaha wanita,” kata Rupert Hoogewerf, pendiri Laporan Hurun, sebuah perusahaan riset. “Pertanyaan yang sering saya terima adalah, ‘Mengapa China menghasilkan begitu banyak wanita paling sukses di dunia dalam bisnis?’ China ada orang Tiongkok di 10 besar miliarder pria yang sukses sendiri di dunia, namun enam dari 10 miliarder wanita yang sukses sendiri di dunia berasal dari China.”
Sebagian besar dari mereka juga merupakan generasi milenial, termasuk Wu Yan. Mereka menyebutnya "ratu media dan hiburan," dan wanita berusia 36 tahun ini juga merupakan miliarder mandiri termuda di China.
Itu sudah cukup mengesankan, tetapi yang benar-benar gila tentang kekayaan Yan adalah dia memulai kariernya sebagai jurnalis — yang terkenal sebagai pekerjaan yang didasari cinta dan bergaji rendah. Yan beralih ke industri hiburan dan menjadi ketua perusahaan teknologi raksasa Hakim Unique sebelum perusahaan itu go public.
Hakim, sebuah perusahaan media yang serbaguna dan dihormati, memproduksi televisi dan film, mengelola taman hiburan dan teater, menciptakan video game, dan juga membangun kota pintar.
5. J.K. Rowling
Di dunia ini ada seseorang, seorang wanita, yang begitu acuh tak acuh terhadap kekayaan bersihnya yang berjumlah tiga koma sehingga ia mengurangi koma tersebut menjadi dua (meskipun dua koma yang cukup besar).Wanita itu adalah J.K. Rowling, yang lima tahun lalu diperkirakan telah mengumpulkan kekayaan miliaran dolar berkat imajinasi kreatifnya. Buku dan film Harry Potter karya Rowling sangat populer: ketujuh buku tersebut telah terjual lebih dari 450 juta kopi di seluruh dunia dan film-filmnya sendiri menghasilkan USD7,7 miliar.
Namun, alih-alih mempertahankan gelar eksklusif sebagai miliarder yang sukses berkat usaha sendiri, Rowling menyumbangkan sekitar USD150 juta untuk berbagai kegiatan amal dan dengan demikian menjadi seorang jutawan biasa.
Mungkin menjadi ibu tunggal yang hidup dari tunjangan kesejahteraan sebelum ketenaran dan kekayaannya memberi Rowling perspektif yang berbeda tentang kekayaan. Bagaimanapun, kita memujinya karena menjadi kekuatan unik di dunia yang terlalu terobsesi dengan kekayaan.
6. Ingvar Kamprad
Mungkin tidak mengherankan bahwa pria di balik merek furnitur paling hemat di dunia adalah miliarder paling pelit di dunia.Ingvar Kamprad, yang mendirikan IKEA pada usia 17 tahun, dikenal menghindari kehidupan mewah di setiap kesempatan. Miliarder yang sukses sendiri ini terbang dengan kelas ekonomi dan menginap di hotel murah — di mana ia lebih memilih mengganti soda minibar sendiri daripada membayar harga hotel yang dinaikkan. Ia naik kereta bawah tanah dan mengendarai Volvo tua, dan ia bahkan telah menerbitkan beberapa karya yang merinci sifat hematnya dan bagaimana hal itu sejalan dengan pendekatan IKEA terhadap bisnis dan desain interior.
Di sisi yang kurang menyenangkan, Kamprad juga berteman dengan fasis Swedia yang terkenal, Per Engdahl, dan anggota Gerakan Swedia Baru, yang ia akui dalam bukunya "Leading by Design: The IKEA Story" sebagai kesalahan terbesar dalam hidupnya.
Kekayaan Kamprad menjadi subjek banyak perdebatan. Dan mungkin yang paling aneh, Kamprad telah menantang beberapa perkiraan kekayaannya yang dianggap terlalu tinggi.
Sementara kebanyakan orang melebih-lebihkan kekayaan (dan ego) mereka, ia telah secara publik merilis dokumentasi yang menunjukkan bahwa publikasi bisnis telah melebih-lebihkan kekayaannya selama bertahun-tahun. Pernah dianggap sebagai orang terkaya di dunia, kekayaan Kamprad diperkirakan sekitar USD3,5 miliar dan USD46,8 miliar, karena struktur kepemilikan IKEA yang kompleks.
7. Stewart Rahr
Stewart Rahr, yang menyebut dirinya “Raja Nomor Satu dari Segala Kesenangan,” adalah lambang miliarder yang nyentrik, meskipun ia juga merupakan lambang orang yang menjengkelkan.Stewart Rahr, yang juga suka menyebut dirinya Rah Rah dan menghasilkan uangnya di bidang farmasi, mungkin paling dikenal karena email-emailnya yang dikirim ke banyak orang kaya, jurnalis, selebriti, dan politisi di mana ia selalu memberi tahu semua orang tentang gaya hidupnya. Ia bahkan menyertakan lampiran foto, terkadang foto wanita telanjang atau hampir telanjang atau Rah Rah berpesta dengan berbagai selebriti.
Selama 10 hari di bulan November 2012, Rahr dilarang masuk ke restoran sushi populer Nobu dan dikirim ke klinik psikiatri setelah diduga mengacungkan pistol kepada operator lift di Trump Tower di Manhattan. Tingkah lakunya sering menjadi bahan berita Page Six di New York Post, dan Forbes juga membuat profil tentang dirinya pada tahun 2013.
Tampaknya Rahr memperoleh sebagian besar kekayaannya sebagai spekulan harga obat-obatan hingga praktik tersebut dilarang pada tahun 2004.
Namun terlepas dari semua perilaku dan keanehannya yang kontroversial, ia juga merupakan donatur yang terkenal dan dermawan untuk banyak kegiatan amal.
8. Dustin Moskovitz
Seperti beberapa miliarder termuda di dunia, Dustin Moskovitz memperoleh kekayaannya melalui IPO Facebook pada tahun 2012. Dan seperti banyak rekan-rekannya, ia pernah pergi ke Burning Man — kecuali ia melihat Burning Man sebagai kesempatan bagi masyarakat yang tersesat untuk memperbaiki arahnya.Moskovitz menulis esai yang sangat sadar diri di Medium pada tahun 2013 tentang pengalamannya di Burning Man (ia tampaknya terobsesi dengan segala sesuatu yang berhubungan dengan sarapan, FYI).
Dengan menyebut dirinya sebagai "1%", ia mungkin membuat banyak orang tidak menyukainya, tetapi ia terinspirasi untuk menggunakan sebagian kekayaannya untuk mendorong masyarakat ke arah yang lebih komunal. Suatu tahun di festival gurun pasir, ia berkesempatan untuk berdamai — semacamnya — dengan saudara-saudara Winklevoss (“Di sana, kami semua adalah bagian dari komunitas yang sama,” tulisnya. “Kami selalu menjadi bagian dari komunitas yang sama.”).
Moskovitz mengatakan pengalamannya di Burning Man membawanya untuk mendirikan Good Ventures, yang mendukung pemberantasan malaria dan kesetaraan pernikahan, di antara tujuan-tujuan lainnya.
9. Paul Allen
Sebagian besar miliarder, kecuali para pewaris muda dan pendiri teknologi, memiliki anak-anak yang kemungkinan akan mewarisi kekayaan besar orang tua mereka, atau setidaknya sejumlah uang tunai. Tidak demikian halnya dengan Paul Allen, salah satu pendiri Microsoft.Sebaliknya, uang Allen telah digunakan untuk gaya hidup miliarder dengan kapal pesiar mewah dan pesta-pesta megah, sambil juga menyumbangkan banyak uang untuk tujuan amal seperti penelitian medis dan keberlanjutan lingkungan.
Ia juga memiliki tim olahraga (Seattle Seahawks, Portland Trailblazers), dan mungkin ia bahkan memiliki satu atau dua toilet emas murni. Kami tentu menginginkannya.
10. God Nisanov
Memang benar, God adalah seorang miliarder.God Nisanov menghasilkan uangnya di bidang real estat, dan ia memang memiliki beberapa proyek pengembangan yang unik. Misalnya, Nisanov dan para mitranya memiliki pusat distribusi makanan grosir raksasa di Moskow yang entah bagaimana menyerupai Paris, Madrid, Berlin, dan Mexico City sekaligus, menurut Forbes.
Ia juga memiliki akuarium di Moskow, yang disebut Moskvarium, yang merupakan akuarium terbesar di Eropa dan bahkan memungkinkan pengunjung untuk berenang bersama lumba-lumba.
Tidak banyak hal lain yang diketahui tentang God, yang tampaknya sesuai untuk seorang pria dengan nama itu.
11. Nicolas Berggruen
Pernah dijuluki "miliarder tunawisma," Nicolas Berggruen bisa dianggap aneh hanya berdasarkan julukan itu saja. Ia menghabiskan bertahun-tahun tanpa tempat tinggal tetap, menjalani kehidupan nomaden namun mewah di hotel-hotel mewah dan jet pribadinya. Tetapi ada banyak hal lain tentang warga negara ganda Jerman-Amerika ini.Berggruen selalu memiliki ide-ide besar tentang bagaimana masyarakat seharusnya beroperasi, setelah menulis konstitusi untuk masyarakat utopis yang berfungsi pada usia 15 tahun. Ia adalah putra dari kolektor seni terkenal Heinz Berggruen, teman dekat Picasso dan mantan kekasih Freida Kahlo. Ia dikenal bepergian hanya dengan ponsel dan beberapa pakaian, meninggalkan pakaian lainnya di hotel favoritnya untuk kunjungan berikutnya. Pada tahun 2016, ia mengumumkan hibah sebesar USD500 juta untuk lembaga think tank Berggruen Institute di Los Angeles.
Ia juga agak terobsesi dengan California sebagai pusat kekuatan ekonomi dan budaya, telah menggelontorkan jutaan dolar ke Think Long Committee yang bertujuan untuk memperbaiki sistem pemerintahan negara bagian yang rusak.
Dan ia suka mengadakan pesta-pesta mewah pra-Oscar di Chateau Marmont di Los Angeles, yang sebenarnya merupakan hal paling tidak aneh yang dikenal dari Berggruen.
Sederet Alasan DJP Panggil WP Super Kaya, Ijon atau Pengawasan Kepatuhan?
DJP memanggil WP super kaya untuk klarifikasi dan pengawasan kepatuhan pajak, bukan terkait ijon. Langkah ini untuk menutup target penerimaan pajak 2025. [612] url asal
#wp-super-kaya #high-wealth-individual #penerimaan-pajak #defisit-anggaran #kepatuhan-perpajakan #klarifikasi-data #pengawasan-kewajiban #ijon-pajak #otoritas-pajak #pemanggilan-wp #risiko-defisit #keb
(Bisnis.Com - Ekonomi) 15/12/25 17:03
v/73419/
Bisnis.com, JAKARTA — Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memanggil wajib pajak (WP) super kaya alias high wealth individual (HWI), di tengah upaya otoritas mengejar setoran penerimaan yang baru terkumpul 70,2% jelang akhir tahun.
Sekadar catatan, Maklumat Dirjen Pajak menetapkan tunggakan WP super kaya sebagai salah satu sasaran untuk menutup target penerimaan pajak tahun ini. Sejauh ini, para Kepala Kantor Wilayah alias Kanwil DJP hanya sanggup memenuhi target penerimaan sebesar Rp1.947,2 triliun.
Namun demikian, otoritas pajak melakukan simulasi, supaya defisit anggaran bisa aman di angka 3%, batas aman penerimaan pajak harus berada di angka Rp2.005 triliun.
Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Kemenkeu, Rosmauli mengatakan bahwa pemanggilan WP kaya itu adalah dalam rangka klarifikasi dan pengawasan kepatuhan perpajakan.
"Pemanggilan tersebut pada dasarnya berupa konsultasi dan diskusi antara DJP dengan wajib pajak HWI, yang membahas hak dan kewajiban perpajakan. Dalam forum tersebut, DJP memberikan penjelasan dan klarifikasi, sekaligus mendengarkan masukan dari wajib pajak guna meningkatkan kepatuhan sukarela," terangnya kepada Bisnis, Senin (15/12/2025).
Menurut Rosmauli, pemanggilan wajib pajak (WP) itu dalam rangka klarifikasi data sebagai bagian dari pengawasan kewajiban perpajakan. Itu dinilai olehnya merupakan praktik lazim yang dilakukan oleh otoritas pajak.
Upaya pemanggilan dilakukan sebagai bentuk eskalasi penanganan dari kantor wilayah (kanwil) Ditjen Pajak ke kantor pusat."Klarifikasi tersebut didasarkan pada proses pencocokan antara data yang dilaporkan oleh wajib pajak dengan data yang dimiliki dalam sistem DJP, termasuk data yang diperoleh dari pihak ketiga sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," ungkap Rosmauli.
Akan tetapi, pejabat eselon II Ditjen Pajak Kemenkeu itu mengklaim bahwa tingkat kepatuhan WP HWI pada 2025 cukup baik apabila dilihat dari sisi pelaporan SPT, maupun pemenuhan kewajiban perpajakan lainnya.
Perempuan yang pernah menjabat Kepala KPP Wajib Pajak Besar Tiga itu menyebut pihaknya akan terus mengedepankan pendekatan persuasif dan edukatif dalam meningkatkan kepatuhan WP.
Di sisi lain, Rosmauli membantah pemanggilan WP HWI itu berkaitan dengan ijon pajak, alias permintaan pembayaran tahun ini bagi kewajiban pajak terutang tahun depan."Pemanggilan tersebut tidak berkaitan dengan praktik ijon pajak. Seluruh proses dilakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan prinsip profesionalisme," tegasnya.
Khawatir Defisit Melebar
Di sisi lain, Kepala Pusat Makrekonomi dan Keuangan Institute for Development of Economics and Finance (Indef) M. Rizal Taufikurrahman mengamini bahwa realisasi pajak yang baru 70,2% sampai kuartal IV/2025 itu bisa memicu risiko pelebaran defisit.
Rizal memandang bahwa risiko pelebaran defisit APBN menjadi cukup besar apalagi di tengah tekanan belanja yang tinggi. Untuk diketahui, berdasarkan outlook defisit APBN pada laporan semester I/2025, defisit APBN yakni 2,78% terhadap PDB.
"Dalam kondisi ini, ruang fiskal pemerintah menyempit sehingga fokus kebijakan lebih ke menjaga disiplin fiskal dan kredibilitas APBN, bukan lagi mendorong ekspansi, agar defisit tetap di bawah 3% PDB," ujarnya kepada Bisnis, dikutip Senin (15/12/2025).
Menurut Rizal, di tengah seretnya penerimaan pajak, opsi paling cepat adalah pengendalian belanja, khususnya belanja yang tidak bersifat wajib dan bisa ditunda.
Pengendalian belanja, terangnya, bisa melalui penundaan proyek non-prioritas, pengetatan belanja kementerian/lembaga (K/L), serta efisiensi belanja barang dan perjalanan dinas menjadi langkah realistis meski kurang populer secara politik.
Adapun dari sisi penerimaan, pemerintah bisa mengandalkan intensifikasi pajak dan optimalisasi PNBP tanpa menambah beban baru ke dunia usaha."Langkah ini membantu menutup sebagian kekurangan, tetapi kapasitasnya terbatas dan tidak menyelesaikan masalah penerimaan yang bersifat struktural," ujarnya.
Sementara itu, opsi terakhir yang bisa diambil pemerintah adalah pengelolaan pembiayaan yang lebih aktif, termasuk penyesuaian penerbitan SBN dan pemanfaatan instrumen jangka pendek. Menurutnya, selama itu dilakukan hati-hati, langkah tersebut bisa menahan defisit tanpa mengguncang kepercayaan pasar.
Namun demikian, apabila pemerintah memutuskan untuk menahan belanja, maka ada prediksi trade off yang bakal muncul. Utamanya berkaitan dengan target pertumbuhan ekonomi di atas 5,5% pada kuartal IV/2025.
Purbaya Bongkar Orang Super Kaya RI Masih Dapat Subsidi
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa hasil analisis mengindikasikan adanya kebocoran subsidi kepada kelompok masyarakat mampu. Menteri... | Halaman Lengkap [404] url asal
#subsidi #purbaya-yudhi-sadewa #super-kaya #orang-kaya #program-subsidi
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 04/12/25 17:08
v/61113/
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa hasil analisis mengindikasikan adanya kebocoran subsidi kepada kelompok masyarakat mampu. Hal ini menjadi sorotan ketika Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bersama Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara dan berbagai BUMN energi/transportasi tengah menyusun ulang strategi penyaluran subsidi nasional.Redesain strategi ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan memastikan subsidi, yang total pagunya mencapai Rp498,8 triliun pada 2025, betul-betul tepat sasaran. Antisipasi Libur Nataru, Kuota LPG Subsidi Ditambah 350.000 Ton
“Kita simpulkan sih tadi dalam dua tahun ke depan kita akan redesign strategi subsidi sehingga betul-betul tepat sasaran. Dan yang kaya sekali mungkin desil 8, 9, 10 subsidi akan dikurangin secara signifikan, kalau perlu uangnya kita balikin ke yang desil 1, 2, 3, 4 yang lebih miskin gitu,” ujar Purbaya usai rapat, Kamis (4/12/2025).
Adapun pembahasan tersebut merupakan agenda utama dalam Rapat Kerja tertutup dengan Komisi XI DPR hari ini. Rapat tersebut juga dihadiri oleh CEO BPI Danantara Rosan P. Roeslani bersama jajaran direksi BUMN energi seperti PT PLN, Pertamina, KAI, dan MIND ID.
Purbaya menjelaskan, bahwa tantangan terbesar saat ini adalah meningkatkan efisiensi penyaluran subsidi karena masih ada kendala desain yang membuat masyarakat relatif kaya, atau bahkan orang super kaya tetap menikmati subsidi energi dan kompensasi.
“Tadi dalam membahas tentang peningkatan efisiensi penyaluran subsidi, utamanya itu. Jadi kita analisa dan lihat-lihat ternyata ada beberapa kendala dalam hal penyaluran subsidi, dari sisi desainnya juga ada,” tambah Purbaya.
Redesain ini melibatkan BUMN-BUMN strategis di bawah Danantara karena penyaluran subsidi energi dan kompensasi energi (seperti BBM dan listrik) diimplementasikan oleh perusahaan-perusahaan pelat merah tersebut. Siap-siap! Penyaluran Subsidi BBM, Listrik, hingga Bansos Bakal Pakai Face Recognition
Rapat kerja Komisi XI DPR yang membahas subsidi dan kompensasi APBN 2025 tersebut diputuskan tertutup dari media. Purbaya hadir didampingi Dirjen Anggaran Luky Alfirman dan Dirjen Strategi Ekonomi dan Fiskal Febrio N. Kacaribu. Sementara Rosan hadir bersama petinggi BUMN, termasuk Dirut PLN Darmawan Prasodjo dan Dirut Pertamina Simon Aloysius Mantiri.
Sebelumnya pada pertengahan November 2025, Kemenkeu telah merevisi skema pembayaran kompensasi energi kepada PT PLN dan PT Pertamina melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 73 Tahun 2025.
Dalam PMK baru ini, pembayaran kompensasi dilakukan secara bulanan, di mana 70% dari total tagihan kompensasi akan dibayarkan di awal, sementara sisanya 30% akan dilunasi pada bulan ke delapan. Kebijakan tersebut menjadi latar belakang penting dalam pengelolaan kompensasi energi tahunan yang memiliki pagu anggaran sebesar Rp498,8 triliun.
Purbaya usai Rapat di DPR: Ada Orang Super Kaya Masih Dapat Subsidi
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan masih ada orang super kaya di Indonesia yang menikmati subsidi. [239] url asal
#purbaya-yudhi-sadewa #menkeu #subsidi #dpr #orang-super-kaya #bpi-danantara #pemerintah #komisi-xi-dpr-ri #kementerian-keuangan #rosan-roeslani #indonesia #jakarta-pusat #dpr #strategi #dpr-ri #ke
(CNN Indonesia - Ekonomi) 04/12/25 16:05
v/60985/
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan masih ada orang super kaya di Indonesia yang menikmati subsidi.
Pembahasan soal subsidi, menurut Purbaya, adalah materi Rapat Kerja bersama Kepala Badan Pengelola Investasi Danantara Rosan Roeslani dan Komisi XI DPR RI. Raker tersebut pada akhirnya diputuskan digelar secara tertutup.
"Tadi di dalam membahas tentang peningkatan efisiensi penyaluran subsidi, utamanya itu. Jadi, kita analisa dan kita lihat-lihat ternyata ada beberapa kendala dalam hal penyaluran subsidi, dari sisi desainnya juga ada," ujar Purbaya selepas Raker Tertutup dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta Pusat, Kamis (4/12).
"Kita lihat masih ada orang yang relatif kaya atau kaya, super kaya kalau di Indonesia mungkin, yang masih mendapat subsidi. Nanti ke depan akan kita lihat gimana perbaikannya," sambungnya.
Menurut Purbaya, Kementerian Keuangan, Danantara, dan DPR RI sepakat untuk mendesain ulang strategi subsidi agar betul-betul tepat sasaran.
Ia menegaskan jangka waktu yang ditetapkan untuk perbaikan itu adalah dua tahun.
Purbaya mencontohkan subsidi bagi orang-orang super kaya yang berada di kelompok desil 8, desil 9, dan desil 10 nantinya akan dipangkas secara signifikan.
Bahkan, Purbaya berencana mengalokasikan dana subsidi itu untuk warga miskin.
"Gak ada (pembahasan rahasia), saya juga gak tahu (kenapa rapat diputuskan tertutup), saya ikut saja. Mungkin takut saya ngomong ngaco," jelas Purbaya.
Terpisah, Kepala BPI Danantara Rosan Roeslani membenarkan bahwa pembahasan dalam rapat tertutup itu terkait subsidi dan kompensasi. Ia menegaskan pemerintah ingin subsidi dan kompensasi lebih adil serta tepat sasaran.
Pembentukan Family Office Berpotensi Gerus Penerimaan Pajak dan Lukai Rasa Keadilan
Rencana pembentukan family office di Bali berpotensi menekan penerimaan pajak dan menimbulkan ketidakadilan fiskal, perlu kajian mendalam dari sisi ekonomi dan politik. [427] url asal
#family-office #penerimaan-pajak #keadilan-fiskal #pembebasan-pajak #keluarga-super-kaya #ketimpangan-keadilan #kontribusi-pajak #kelompok-kaya #penerimaan-negara #sistem-perpajakan #redistribusi-kekay
(Bisnis.Com - Ekonomi) 13/10/25 16:20
v/1699/
Bisnis.com, JAKARTA — Rencana pemerintah membentuk family office (FO) di Bali dinilai berpotensi menekan penerimaan pajak sekaligus menimbulkan ketimpangan keadilan fiskal.
Kebijakan yang dikabarkan menawarkan pembebasan pajak bagi keluarga super kaya itu dinilai perlu dikaji ulang secara hati-hati, baik dari sisi ekonomi maupun politik.
Kepala Riset Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Fajry Akbar menjelaskan bahwa kontribusi kelompok berpenghasilan tinggi terhadap penerimaan pajak penghasilan orang pribadi (PPh OP) selama ini sangat dominan.
“Sebagai gambaran, 64,6% dari penerimaan PPh 21 OP berasal dari dua layer tarif tertinggi. Apalagi dengan adanya pajak atas natura, kontribusi pajak dari kelompok kaya semakin besar,” ujarnya kepada Bisnis, Selasa (8/10/2025).
Dengan latar tersebut, Fajry menilai bahwa pembebasan pajak bagi kelompok konglomerat di bawah skema family office akan berdampak langsung pada penerimaan negara. Di atas itu, dia juga mengingatkan dampak yang lebih serius yaitu tercorengnya aspek keadilan karena akan muncul kesenjangan antara kelompok kaya dan menengah dalam sistem perpajakan.
“Jika pembentukan family office pada akhirnya membebaskan pajak kelompok super kaya, tapi kelompok menengah tetap membayar, misalnya 15% dari penghasilannya, itu jelas bentuk ketidakadilan,” katanya.
Fajry menjelaskan, prinsip dasar PPh OP adalah instrumen redistribusi kekayaan dan keadilan sosial. PPh OP, sambungnya, berbeda dengan pajak pertambahan nilai (PPN) yang lebih berorientasi pada penerimaan fiskal.
Oleh sebab itu, dia mengingatkan setiap kebijakan yang memberi keringanan kepada kelompok tertentu berpotensi menggerus legitimasi sistem perpajakan secara keseluruhan. Apalagi, Fajry mengingatkan demonstrasi besar-besaran atas dasar kecemburuan sosial belum lama ini terjadi di kota-kota besar di Indonesia.
“Tentu akan sangat riskan sekali bagi Pemerintahan Prabowo jika ada kebijakan yang akan melukai aspek keadilan bagi masyarakat,” tutupnya.
Family Office & Pusat Keuangan Baru di Bali
Sekadar informasi, Dewan Ekonomi Nasional (DEN) dan Kementerian Keuangan sedang merancang program transformasi Bali menjadi pusat keuangan baru di Indonesia.
Juru Bicara DEN Jodi Mahardi mengungkapkan program transformasi tersebut sama dengan wacana pembentukan family office di Bali yang sudah disampaikan Luhut pada sejumlah kesempatan.
Pemerintah ingin menarik bank internasional, manajer aset, serta firma ekuitas swasta dengan menawarkan berbagai insentif pajak hingga regulasi ramah bisnis guna mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional.
"Pemerintah ingin menciptakan pusat keuangan yang modern, transparan, dan berpihak pada pembangunan ekonomi nasional. Nantinya diharapkan menjadi platform yang menghubungkan investasi global dengan peluang nyata di sektor riil Indonesia," ujar Jodi kepada Bisnis, Senin (13/10/2025).
Dia tidak menampik bahwa ada sejumlah kekhawatiran atas rencana tersebut. Kendati demikian, Jodi hanya menekankan bahwa transformasi Bali menjadi pusat keuangan baru akan membawa keuntungan besar bagi Indonesia.
"Pendekatan yang kami ambil sangat hati-hati — memastikan kepastian hukum, integritas sistem, dan manfaat langsung bagi perekonomian Indonesia," jelasnya.
#50 tag sepekan
Warning: file_get_contents(): php_network_getaddresses: getaddrinfo for ekbis.blog failed: Name or service not known in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 54
Warning: file_get_contents(http://ekbis.blog/adminv2/tag7day.json): Failed to open stream: php_network_getaddresses: getaddrinfo for ekbis.blog failed: Name or service not known in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 54
Warning: foreach() argument must be of type array|object, null given in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 56