Bisnis.com, JAKARTA - Di seluruh dunia, tersebar berbagai warisan, baik bangunan hingga budaya, yang masih dilestarikan hingga saat ini dan bisa mengundang wisatawan dari berbagai penjuru dunia untuk menyaksikannya secara langsung.
Beberapa situs Warisan Dunia diakui oleh Unesco, yakni tempat-tempat yang memiliki nilai budaya atau alam yang luar biasa bagi umat manusia.
Situs-situs ini bisa berupa reruntuhan kuno dan pusat kota bersejarah hingga lanskap alam yang spektakuler, diakui karena nilai universalnya dan dilindungi berdasarkan Konvensi Warisan Dunia Unesco.
Negara-negara dengan jumlah situs semacam itu yang banyak menarik jutaan wisatawan setiap tahun dan memainkan peran kunci dalam melestarikan sejarah dan keanekaragaman hayati global.
Berikut ini lima negara dengan situs warisan dunia terbanyak dari Unesco:
1. Italia - 60 Situs Warisan Dunia Unesco
Italia memiliki jumlah Situs Warisan Dunia Unesco terbanyak di dunia, yaitu 60 situs. Jumlah yang luar biasa ini mencerminkan kedalaman sejarah Italia yang luar biasa, dari Roma kuno dan Renaisans hingga kota-kota abad pertengahan dan lanskap yang menakjubkan.
Saat berada di Italia, Anda tidak dapat mengabaikan pusat bersejarah Roma, Venesia beserta lagunanya, Pompeii dan Herculaneum, Dolomit yang megah, pusat bersejarah Siena, di antara situs warisan dunia Unesco lainnya yang menakjubkan di negara ini.
2. China - 59 Situs Warisan Dunia Unesco
China menempati peringkat kedua secara global dengan 59 Situs Warisan Dunia. Daftar warisan China mencerminkan peradabannya yang panjang dan berpengaruh. Situs-situs tersebut meliputi landmark kekaisaran dan sejarah utama, keajaiban teknik kuno, dan keajaiban alam.
Beberapa yang paling terkenal termasuk Tembok Besar China, salah satu situs warisan yang paling dikenal di dunia, Forbidden City(kompleks istana kekaisaran Tiongkok di Beijing), Tentara Terakota di Xi'an, kawasan wisata Gunung Huangshan, dan taman nasional Lembah Jiuzhaigou. Tertarik untuk melihat tempat-tempat ini dari dekat?
3. Jerman - 54 Situs Warisan Dunia Unesco
Jerman menempati posisi ketiga dengan 54 Situs Warisan Dunia. Daftar negara ini mencakup beragam warisan, mulai dari katedral dan kastil abad pertengahan hingga pencapaian arsitektur modern dan lanskap industri yang signifikan secara budaya.
Jika Anda suka sejarah, maka Anda akan menemukan tempat-tempat ini menarik, seperti Katedral Cologne, Kediaman Würzburg, Istana Raja Ludwig II di Bavaria, Distrik Speicherstadt dan Kontorhaus di Hamburg, dan Pulau Museum Berlin.
4. Prancis - 53 Situs Warisan Dunia Unesco
Prancis berada di urutan berikutnya dengan 53 Situs Warisan Dunia Unesco, yang menampilkan kekayaan budaya, sejarah, dan alamnya. Dari seni gua prasejarah hingga katedral Gotik dan istana kerajaan monumental, situs-situs Prancis mencerminkan pengaruhnya pada seni, sains, dan peradaban.
Bagi mereka yang tertarik pada sejarah, perjalanan ke Istana Versailles yang terkenal adalah suatu keharusan. Istana ini merupakan simbol monarki Prancis dan seni Renaisans.
Mont-Saint-Michel, sebuah pulau pasang surut dengan arsitektur abad pertengahan, adalah petualangan yang akan dikenang untuk waktu yang lama. Pusat Sejarah Lyon, dan situs-situs prasejarah serta gua-gua berhias di Lembah Vézère harus ada dalam daftar keinginan setiap penjelajah.
5. Spanyol - 50 Situs Warisan Dunia Unesco
Spanyol menempati peringkat kelima dengan 50 Situs Warisan Dunia dalam daftar global. Situs-situs di negara ini mencerminkan pengaruh budaya selama berabad-abad, dari peradaban Romawi dan Moor kuno hingga warisan Zaman Keemasan dan inovasi artistiknya.
Bagi wisatawan yang mengunjungi Spanyol untuk pertama kalinya, rencana perjalanan Spanyol harus mencakup Alhambra dan Generalife di Granada, Kota Bersejarah Toledo, karya-karya Antoni Gaudí di Barcelona (termasuk Sagrada Familia yang ikonik), dan rute ziarah Camino de Santiago di antara banyak lainnya.
Situs Warisan Dunia Unesco di Indonesia
Sementara belahan dunia lain punya puluhan warisan dunia, Indonesia punya 10 lokasi yang menjadi Warisan Dunia yang resmi tercatat oleh Unesco, yang terbagi menjadi dua kategori yakni budaya dan alam berikut ini:
Budaya
• Kompleks Candi Borobudur (1991)
• Lanskap Budaya Provinsi Bali: Sistem Subak sebagai Manifestasi Filsafat Tri Hita Karana (2012)
• Warisan Pertambangan Batubara Ombilin di Sawahlunto (2019)
• Kompleks Candi Prambanan (1991)
• Situs Manusia Purba Sangiran (1996)
• Poros Kosmologis Yogyakarta dan Landmark Bersejarahnya (2023)
Alam
• Taman Nasional Komodo (1991)
• Taman Nasional Lorentz (1999)
• Warisan Hutan Hujan Tropis Sumatera (2004)
• Taman Nasional Ujung Kulon (1991)
Selain itu, ada pula beberapa situs yang berada dalam daftar sementara, yang dipertimbangkan untuk dinominasikan berikut ini:
• Taman Nasional Betung Kerihun (Warisan Hutan Hujan Lintas Batas Borneo)
• Taman Nasional Bunaken
• Kepulauan Raja Ampat
• Taman Nasional Taka Bonerate
• Taman Nasional Wakatobi
• Kepulauan Derawan
• Permukiman Tradisional Tana Toraja
• Situs Bawomataluo