#30 tag 24jam
Beban Bunga Utang Bengkak, Ruang Akselerasi Fiskal Cekak
Pembayaran bunga utang Indonesia mencapai Rp99,8 triliun pada Februari 2026, membatasi ruang fiskal untuk akselerasi ekonomi. Risiko meningkat akibat geopolitik dan kebijakan utang. [994] url asal
#beban-bunga-utang #akselerasi-fiskal #pembayaran-bunga-utang #defisit-anggaran #yield-surat-berharga-negara #pengelolaan-utang #interest-debt-ratio #debt-service-ratio #penerimaan-pajak #fleksibilitas
(Bisnis.Com - Ekonomi) 13/03/26 10:35
v/163927/
Beban Bunga Utang Membayangi Fleksibilitas APBN untuk Stimulus Ekonomi
Beban bunga utang yang tinggi membatasi fleksibilitas APBN untuk stimulus ekonomi, meski strategi belanja diubah untuk pemerataan dampak sepanjang tahun. [651] url asal
#bunga-utang #fleksibilitas-apbn #stimulus-ekonomi #beban-bunga #apbn-2026 #pertumbuhan-ekonomi #belanja-pemerintah #defisit-apbn #penerimaan-negara #pengelolaan-utang #belanja-produktif #ruang-fiskal
(Bisnis.Com - Ekonomi) 12/03/26 19:33
v/163489/
Beban Bunga Utang Disorot Lembaga Asing, Begini Respons Kemenkeu
Kemenkeu tanggapi sorotan lembaga internasional soal rasio bunga utang tinggi. Pemerintah kelola utang dengan hati-hati, didukung reformasi pendapatan. [542] url asal
#bunga-utang #kualitas-apbn #rasio-pembayaran #pendapatan-negara #pengelolaan-utang #risiko-terjaga #penerimaan-pajak #beban-utang #perubahan-struktural #dividen-bumn #penerimaan-negara-bukan-pajak #le
(Bisnis.Com - Ekonomi) 11/03/26 17:09
v/162136/
Respons Kemenkeu Soal Bunga Utang Mengikis Kualitas APBN
Kemenkeu tanggapi sorotan lembaga internasional soal rasio bunga utang tinggi. Pemerintah kelola utang dengan hati-hati, didukung reformasi pendapatan. [540] url asal
#bunga-utang #kualitas-apbn #rasio-pembayaran #pendapatan-negara #pengelolaan-utang #risiko-terjaga #penerimaan-pajak #beban-utang #perubahan-struktural #dividen-bumn #penerimaan-negara-bukan-pajak #le
(Bisnis.Com - Terbaru) 11/03/26 17:09
v/162097/
Dua Sisi Strategi Debt Switch BI-Kemenkeu: Yield Tinggi, Beban Utang Melejit
BI dan Kemenkeu sepakat melakukan debt switch senilai Rp173,4 triliun untuk APBN 2026, bertujuan menjaga stabilitas yield SBN meski beban utang meningkat. [967] url asal
#debt-switch #bi-kemenkeu #yield-tinggi #beban-utang #surat-berharga-negara #pasar-keuangan #pengelolaan-utang #stabilitas-imbal-hasil #yield-sbn #bunga-utang #apbn-2026 #fiskal-pemerintah #pendapatan
(Bisnis.Com - Ekonomi) 25/02/26 09:35
v/146565/
Utang RI Tembus Rp 9.138 T, RI Bisa Bayar Pak Purbaya?
Data terakhir nominal utang pemerintah yang telah tembus Rp 9.138,05 triliun per akhir kuartal II-2025 menjadi sorotan sejumlah ekonom [786] url asal
#utang-indonesia #utang-pemerintah #purbaya-yudhi-sadewa #debt-service-ratio #ekonomi-indonesia #risiko-utang #apbn #pdb #pengelolaan-utang #pembangunan-ekonomi
(CNBC Indonesia - News) 29/10/25 11:43
v/20303/
Utang Pemerintah Rp781 Triliun di 2026 Dinilai Aman, Ini Catatan Ekonom
Rencana pemerintahan Prabowo Subianto untuk menarik pembiayaan utang baru sebesar Rp781,87 triliun pada 2026 menuai sorotan publik. [453] url asal
#pembiayaan-utang-baru #2026 #pengelolaan-utang #disiplin-fiskal #masih-aman #defisit-terjaga
(IDX-Channel - Economics) 14/10/25 10:52
v/2563/
Prabowo Bakal Tarik Utang Baru Rp781 Triliun di 2026, Ekonom Ungkap Kunci Klaim Aman
Rencana pemerintahan Prabowo Subianto untuk menarik pembiayaan utang baru sebesar Rp781,87 triliun pada tahun 2026 menuai sorotan, ekonom mengingatkan soal displin... | Halaman Lengkap [572] url asal
#utang #utang-pemerintah #pengelolaan-utang #beban-utang-negara #apbn
(SINDOnews Ekbis - Terkini) 14/10/25 09:19
v/2404/
Anak Buah Purbaya Buka Suara Utang RI Kebal dari Tekanan Dolar
Nilai tukar rupiah yang tertekan tidak berdampak signifikan pada utang pemerintah, yang didominasi rupiah. Utang valas hanya 28,3% dari total. [404] url asal
#nilai-tukar-rupiah #utang-pemerintah #dolar-as #valuta-asing #kementerian-keuangan #stabilitas-ekonomi #pengelolaan-utang #risiko-keuangan #proporsi-utang #gejolak-kurs #sun #sbn
(CNBC Indonesia - Market) 13/10/25 06:46
v/1096/
#50 tag sepekan
Warning: foreach() argument must be of type array|object, null given in /home/u1731472/public_html/sub/ekbisblog/inc.dashboard.php on line 56